/style> Pel@ngi Celullar Batumarta 2

Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Rabu, 02 November 2011

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) BAHASA INGGRIS


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


Mata Pelajaran              :  Bahasa Inggris
Satuan Pendidikan         :  SMP
Kelas/Semester             :  IX/2
Tahun pelajaran             :  2010/2011

Standar kompetensi       : 7.    Memahami makna dalam pecakapan transaksional dan interpersonal lisan pendek sederhana untuk berinteraksi dalam konteks kehidupan sehari-hari.
Konpetensi Dasar          : 7.2. Merespon makna yang terdapat dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) pendek sederhana secara akurat, lancar dan berterima untuk berinteraksi dalam konteks kehidupan sehari-hari yang melibatkan tindak tutur memberi berita yang menarik perhatian, dan memberi komentar terhadap berita.
Indikator                        :
  1. Merespon ungkapan memberi berita yang menarik perhatian
2.     Merespon ungkapan memberi komentar terhadap berita
Jenis teks                     :  Transactional/interpersonal.
Aspek/Skill                    :  Mendengarkan

  1. Tujuan Pembelajaran
Pada akhir pembelajaran, siswa dapat :
1.     merespon ungkapan memberi berita yang menarik perhatian
2.     merespon ungkapan memberi komentar terhadap berita.
  1. Materi Pembelajaran
Listen to the dialogue then answer the questions.
Farida               :  you don’t look yourself today. What’s up, Dad?
Mr. hasan          :  I’ve got bad news.
Farida               :  Well, tell me about it.
Mr. Hasan         :  I dropped my credit card on the way to the office this morning.
Farida               :  you haven’t found it, have you?
Mrs. Hasan       :  No, I haven’t. I went to the police station to report it. Then, I called the bank to block my account.
Farida               :  I’m sorry to hear that. I hope you find it as soon as possible.
    1. Ways of expressing yourself when you want to attract someone’s attention to what you are going to say
·         Believe it or not
·         Do you know something?
·         Do you know what?
·         Guess what?
·         Hey, have you heard that…?
·         I’ve got hot news.
·         I’ve got something to tell you?
·         Know something?
·         Know what?
·         Let me tell you about it.
·         Listen to this.
·         Listen. This is about…
·         That’s about…
·         Want to know somehing?
    1. Way of expressing yourself when someone tells you interesting news.
·         Are you joking?
·         Oh?
·         Oh, that’s good news.
·         Oh really? Tell me (more) about it.
·         That’s fantastic!
·         That’s terrific!
·         That’s surprising!
·         Unbelievable.
·         What?
·         Well, tell me (more) about it (that)
·         Well, what can I say?
·         Wow, that’s great!
·         Where? Show me
·         You don’t mean that
·         You ‘re not serious, (are you?)
·         You must be joking
  1. Metode Pembelajaran
Three-phase technique.
  1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
1.     Kegiatan awal
a.    Salam dan tegur sapa
b.    Mengabsen siswa
c.    Memberikan motivasi dengan cara bertanya jawab tentang current issues.
2.     Kegiatan Inti
a.    Bertanya jawab tentang gambar yang berkaitan dengan tema
b.    Membahas kosakat dan tata bahasa yang dipakai dalam percakapan yang menggunakan ungkapan-ungkapan memberi berita yang menarik perhatian, dan memberi komentar terhadap  berita.
c.    Mendengarkan dan menirukan kalimat-kalimat yang diucapkan oleh guru
d.    Mendengarkan percakapan-percakapan yang menggunakan ungkapan-ungkapan memberi berita yang menarik perhatian, dan memberi komentar terhadap berita.
3.     Kegiatan Akhir
a.     Siswa mengungkapkan kesulitan yang dialami selama PBM
b.    Menyimpulkan materi pembelajaran
c.     Menugaskan siswa membuat percakapan penek berisi ungkapan memberi berita yang menarik perhatian, dan memberi komentar terhadap berita.
  1. Alat dan Sumber Belajar
1.     Buku Bahasa Inggris IX
2.     Buku Mustika SMP
3.     Gambar-gambar yang relevan
  1. Penilaian
Teknik Penilaian :  tes tulis
Bentuk instrumen           :  Pilihan ganda
Contoh instrumen          :
Adi       :  Hi, Putri. Guess what, I will spend my holiday in Bali
Putri     :  That’s great.
The underlined phrase is an expression of…
a.     giving advice
b.    telling an interesting news.
c.     Telling a bad news
d.    Taking an order.


Mengetaui,
Kepala Sekolah SMP 25 OKU                                            Guru Mata Pelajaran






Parwoto, S.Pd                                                                   Larni Gusmiarni, S.Pd
NIP.










RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


Mata Pelajaran              :  Bahasa Inggris
Satuan Pendidikan         :  SMP
Kelas/Semester             :  IX/2
Tahun pelajaran           :  2010/2011

Standar kompetensi       :  8.   Memahami makna dalam teks lisan fungsional dan monolog pendek sederhana berbentuk narrative dan report untuk berinteraksi dalam konteks kehidupan sehari-hari.
Konpetensi Dasar          : 8.1. Merespon makna yang terdapat dalam teks lisan fungsional pendek sederhana secara akurat,lancar, dan berterima untuk berinteraksi dalam konteks kehidupan sehari-hari.
Indikator                        :
  1. Mengidentifikasi informasi dalam teks fungsional surat pribadi
  2. Mengidentifikasi makna dalam teks lisan fungsional pendek iklan dan surat pribadi.
  3. Mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan surat pribadi.
Jenis teks                     :  teks lisan fungsional
Aspek/Skill                    :  mendengarkan.

  1. Tujuan Pembelajaran
Pada akhir pembelajaran siswa dapat :
1.     Mengidentifikasi informasi dalam teks fungsional surat pribadi
2.     Melengkapi teks fungsional surat pribadi dengan kata yang tepat
3.     Mengidentifikasi makna dalam teks lisan fungsional pendek iklan dan  surat pribadi
4.     Mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan surat pribadi
B.    Materi Pembelajaran
1.     Teks fungsional pendek: surat pribadi dan iklan
2.     Ciri-ciri kebahasaan surat pribadi dan iklan
C.    Metode Pembelajaran
Three-Phase techniugue.
D.    Langkah-langkah kegiatan pembelajaran
1.     Kegiatan Awal
a.     Salam dan tegur sapa
b.    Mengabsen siswa
c.     Memberikan motivasi dengan cara bertanya jawab tentang current issues.
2.     Kegiatan
a.     Bertanya tentang berbagai hal terkait tema/topik dan ungkapan terkait materi.
b.    Menggunakan kosa kata terkait tema/topik yang disiplin
c.     Melengkapi sebuah surat pribadi yang menggunakan kata-kata yang diperdengarkan
3.     Kegiatan Akhir
a.     Siswa mengungkapkan kesulitan yang dialami selama PBM
b.    Menyimpulkan materi pembelajaran.
E.    Alat dan Sumber Belajar
1.     Buku bahasa Inggris IX
2.     Buku Mustika SMP.
3.     Surat Pribadi
4.     Gambar-gambar yang relevan
F.    Penilaian
Teknik penilaian :  tes tulis
Bentuk instrumen           :  pilihan ganda

Contoh instrumen :
The story is about a girl who lived with her step mother and two step sisters. One day, she went to party in a palace wearing a pair of glass shoes. She met the princes there. What is the title of the story?
  1. sleeping Beauty
  2. Cinderella
  3. Snow White
  4. Bawang Merah Bawang Putih





























RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


Mata Pelajaran              :  Bahasa Inggris
Satuan Pendidikan         :  SMP
Kelas/Semester             :  IX/2
Tahun pelajaran :  2010/2011

Standar kompetensi       :  8.   Memahami makna dalam teks lisan fungsional dan monolog pendek sederhana berbentuk narrative dan report untuk berinteraksi dalam konteks kehidupan sehari-hari.
Konpetensi Dasar          : 8.2. Merespon makna yang terdapat dalam monolog pendek sederhana secara akurat,lancar, dan berterima untuk berinteraksi dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk narrative dan report.
Indikator                        :
1.     Mengidentifikasi makna dalam teks monolog berbentuk narrative/report.
2.     Mengidentifikasi tujuan komunikatif dan langkah retorika teks monolog berbentuk narrative/report.
3.     Mengidentifikasi ciri kebahasaan teks narrative / report.

Jenis teks                     :  Monologue (narrative/report)
Aspek/skill                    :  Mendengarkan

  1. Tujuan Pembelajaran
Pada akhir pembelajaran, siswa dapat merespon makna dalam :
1.     Menulis hal-hal yang rinci dalam suatu rekaman monolog
2.     Memilih jawaban yang tepat berdasarkan informasi dalam rekaman,
3.     Melengkapi monolog rumpang.
B.    Materi Pembelajaran
1.     Teks monolog berbentuk narrative/report terkait tema tertentu
2.     Tujuan komunikatif teks monolog berbentuk normative/report
3.     Langkah retorika teks monolog berbentuk normative/report
4.     Ciri-ciri kebahasaan teks monolog berbentuk report.
C.    Metode Pembelajaran
Three-phase tecnique
D.    Langkah-langkah kegiatan pembelajaran
1.     Kegiatan awal
a.     Tanya jawab tentang rekaman yang akan dibaca
b.    Mendengarkan cerita tentang kisah yang tak terlupakan dari guru/siswa

salam hangat dari saya

karena kesibukan sudah lama sekali blog ini tidak saya buka, bahkan saking lamanya untuk membuka blog ini pun saya lupa (maklum amatir).

namun begitu saya ingin memberikan beberapa tulisan  yang mungkin bisa bermanfaat bagi anda pembaca dan semuanya itu anda dapatkan secara geratis tisss tisss alias ga pake bayar.

saya ingin memberikan beberapa RPP, Silabus dan sebagainya nya yang berkenaan dengan kegiatan belajar mengajar terutama tingkat SMP

karena beberapa bulan yang lalu saya disibukkan untuk membuat rpp semua bidang studi untuk tingkat SMP. okelah tidak banyak cerita langsung aja ke TKP silahkan siapkan alat dan bahannya,.. anda cukup mengcopy paste semua geratis....

Rabu, 03 November 2010

HUKUM ADAT ORANG SUNDA

HUKUM ADAT TATAR PASUNDAN











DISAMPAIKAN OLEH : RENI KOSYANA
N P M : 10 21 174
MATA KULIAH : PENDIDIKAN PANCASILA

DOSEN PEMBIMBING : YUDI RISANDY



UNIVERSITAS BATURAJA
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
JURUSAN BAHASA SASTRA DAN DAERAH
TAHUN 2010/2011








PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG MASALAH
Masyarakat Indonesia merupakan suatu masyarakat majemuk yang memiliki
keanekaragaman di dalam berbagai aspek kehidupan. Bukti nyata adanya kemajemukan
di dalam masyarakat kita terlihat dalam beragamnya kebudayaan di Indonesia. Tidak
dapat kita pungkiri bahwa kebudayaan merupakan hasil cipta, rasa, karsa manusia yang
menjadi sumber kekayaan bagi bangsa Indonesia.
Tidak ada satu masyarakat pun yang tidak memiliki kebudayaan. Begitu pula
sebaliknya tidak akan ada kebudayaan tanpa adanya masyarakat. Ini berarti begitu besar
kaitan antara kebudayaan dengan masyarakat.
Melihat realita bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang plural maka akan terlihat
pula adanya berbagai suku bangsa di Indonesia. Tiap suku bangsa inilah yang kemudian
mempunyai ciri kahas kebudayaan yang berbeda- beda. Suku Sunda merupakan salah
satu suku bangsa yang ada di Jawa. Sebagai salah satu suku bangsa di Indonesia, suku
Sunda memiliki kharakteristik yang membedakannya dengan suku lain. Keunikan
kharakteristik suku Sunda ini tercermin dari kebudayaan yang mereka miliki baik dari
segi agama, mata pencaharian, kesenian dan lain sebagainya.
Suku Sunda dengan sekelumit kebudayaannya merupakan salah satu hal yang menarik untuk dipelajari dalam bidang kajian mata kuliah Pluralitas dan Integritas Nasional yang pada akhirnya akan menjadi bekal ilmu pengetahuan bagi kita.

RUMUSAN MASALAH

Untuk memudahkan dalam pembahasan masalah maka penulis membatasi pada
Seperti apakah kebudayaan suku Sunda ?
Bagaimana masalah sosial yang ada dalam masyarakat Sunda ?
Bagaimana sistem interaksi dalam masyarakat Sunda ?
Bagaimana stratifikasi masyarakat Sunda ?

PEMBAHASAN

Suku Sunda adalah kelompok etnis yang berasal dari bagian barat pulau Jawa,
Indonesia, dari Ujung Kulon di ujung barat pulau Jawa hingga sekitar Brebes (mencakup
wilayah administrasi propinsi Jawa Barat, Banten, sebagian DKI Jakarta, dan sebagian
Jawa Tengah. Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di
Indonesia. Kerana letaknya yang berdekatan dengan ibu kota negara maka hampir seluruh
suku bangsa yang ada di Indonesia terdapat di provinsi ini. 65% penduduk Jawa Barat
adalah Suku Sunda yang merupakan penduduk asli provinsi ini. Suku lainnya adalah
Suku Jawa yang banyak dijumpai di daerah bagian utara Jawa Barat, Suku Betawi banyak
mendiami daerah bagian barat yang bersempadan dengan Jakarta. Suku Minang dan Suku
Batak banyak mendiami Kota-kota besar di Jawa Barat, seperti Bandung, Cimahi, Bogor,
Bekasi, dan Depok. Sementara itu Orang Tionghoa banyak dijumpai hampir di seluruh
daerah Jawa Barat.

KEBUDAYAAN SUKU SUNDA
Kebudayaan Sunda merupakan salah satu kebudayaan yang menjadi sumber kekayaan
bagi bangsa Indonesia yang dalam perkembangannya perlu dilestarikan. Kebudayaan-
kebudayaan tersebut akan dijabarkan sebagai berikut :

SISTEM KEPERCAYAAN
Hampir semua orang Sunda beragama Islam. Hanya sebagian kecil yang tidak
beragama Islam, diantaranya orang-orang Baduy yang tinggal di Banten Tetapi juga ada
yang beragama Katolik, Kristen, Hindu, Budha.Selatan. Praktek-praktek sinkretisme dan
mistik masih dilakukan. Pada dasarnya seluruh kehidupan orang Sunda ditujukan untuk
memelihara keseimbangan alam semesta.
Keseimbangan magis dipertahankan dengan upacara-upacara adat, sedangkan
keseimbangan sosial dipertahankan dengan kegiatan saling memberi (gotong royong).
Hal yang menarik dalam kepercayaan Sunda, adalah lakon pantun Lutung Kasarung,
salah satu tokoh budaya mereka, yang percaya adanya Allah yang Tunggal (Guriang
Tunggal) yang menitiskan sebagian kecil diriNya ke dalam dunia untuk memelihara
kehidupan manusia (titisan Allah ini disebut Dewata). Ini mungkin bisa menjadi jembatan
untuk mengkomunikasikan Kabar Baik kepada mereka.
MATA PENCAHARIAN
Suku Sunda umumnya hidup bercocok tanam. Kebanyakan tidak suka merantau atau
hidup berpisah dengan orang-orang sekerabatnya. Kebutuhan orang Sunda terutama
adalah hal meningkatkan taraf hidup. Menurut data dari Bappenas (kliping Desember
1993) di Jawa Barat terdapat 75% desa miskin. Secara umum kemiskinan di Jawa Barat
disebabkan oleh kelangkaan sumber daya manusia. Maka yang dibutuhkan adalah
pengembangan sumber daya manusia yang berupa pendidikan, pembinaan, dll.

KESENIAN KIRAB HELARAN
Kirap helaran atau yang disebut sisingaan adalah suatu jenis kesenian tradisional atau
seni pertunjukan rakyat yang dilakukan dengan arak-arakan dalam bentuk helaran.
Pertunjukannya biasa ditampilkan pada acara khitanan atau acara-acara khusus seperti ;
menyambut tamu, hiburan peresmian, kegiatan HUT Kemerdekaan RI dan kegiatan hari-
hari besar lainnya. Seperti yang diikuti ratusan orang dari perwakilan seluruh kelurahan
di Cimahi, yang berupa arak-arakan yang pernah digelar pada saat Hari Jadi ke-6 Kota
Cimahi. Kirap ini yang bertolak dari Alun-alun Kota Cimahi menuju kawasan

Manfaat bagi masyarakat :
1. Membangun solidaritas social
2. Keanekaragaman budaya bagi masyarakat itu sendiri
3. Bagi masyarakat pemuda pemudi bisa melestarikan budaya dan adat tersebut
4. Memegang teguh pada norma-norma adat yang positif

Hukum bagi yang tidak melaksanakan :
1. Dikucilkan dari masyarakat
2. Tidak diikut sertakan dalam berbagai acara adapt
3. Timbulnya argumentasi yang kurang baik bagi adat tersebut

semoga bermanfaat

Call: 081930300030
FB:pelangi celullar batumarta